Penyebab Klaim Asuransi Mobil Gagal Disetujui

Penyebab Klaim Asuransi Mobil Gagal Disetujui

Klaim asuransi mobil adalah suatu hal  yang harus dilakukan oleh seorang nasabah asuransi jika ingin mendapatkan pertanggungan asuransi. Kenapa? Karena pertanggungan asuransi adalah inti atau tujuan utama seseorang menggunakan asuransi (agar mendapatkan pertanggungan dan bebas dari kerugian) dan untuk mendapatkan pertanggungan itu, nasabah asuransi harus melakukan yang namanya pengajuan klaim.

Proses pengajuan klaim asuransi mobil sendiri memiliki suatu prosedur yang terdiri dari beberapa langkah yang pastinya juga akan langsung dijelaskan oleh pihak asuransi pada saat Anda membeli asuransi. Tapi, sudahkah Anda tahu jika tidak semua pengajuan klaim asuransi itu disetujui? Ada beberapa kejadian (resiko) yang tidak bisa dicover oleh pertanggungan asuransi. Apa saja itu? Dan apa saja sebab-sebabnya?

Berikut ini adalah macam-macam penyebab klaim asuransi mobil gagal disetujui:

1.Kerusakan mobil yang disengaja

Ada beberapa kasus dimana nasabah asuransi dengan sangat tidak bertanggungjawab menyengajakan kerusakan mobil agar bisa mendapatkan jaminan asuransi atau uang pertanggungan asuransi. Entah itu dengan kecelakaan yang disengaja, atau yang paling tidak masuk akal adalah dengan merusak mobil sendiri dengan alat-alat berat (atau apa pun) agar mobil tersebut rusak dan bisa mendapatkan uang penggantinya. Inilah sebabnya setiap perusahaan asuransi pada umumnya akan memeriksa dengan seksama (meng-survei) kondisi mobil atau memeriksa penyebab kerusakan mobil tersebut, apakah termasuk ke dalam jenis resiko yang disa ditanggung asuransi atau tidak.

2.Dokumen yang tidak lengkap

Setelah seseorang mau melakukan pengajuan klaim, setelah melapor ke pihak asuransi, biasanya pihak asuransi akan meminta nasabah yang melapor itu untuk melengkapi dokumen pengajuan klaim. Sebelum disurvey, pemeriksaan kelengkapan dan kelayakkan dokumen pengajuan klaim ini akan dilakukan terlebih dahulu. Nah, jika dokumen yang diajukan untuk klaim ini tidak lengkap, atau tidak memenuhi prosedur, maka perusahaan asuransi tidak akan melakukan survei dan besar kemungkinan pengajuan klaim asuransi itu akan gagal.

3.Melapor di luar batas yang ditetapkan

Poin nomor tiga ini adalah alasan kenapa Anda harus melapor sesegera mungkin ke pihak asuransi ketika terjadi suatu resiko jika ingin mendapatkan pertanggungan asuransi atau pengajuan klaim asuransinya disetujui.  Biasanya, suatu perusahaan asuransi memiliki ketentuan dimana nasabah asuransi harus melapor ke pihak asuransi selama setidaknya tidak lewat dari seminggu setelah kejadian. Jika lewat dari waktu yang ditentukan itu, kemungkinan besar pengajuan klaim asuransi Anda akan ditolak.

4.Jenis resikonya tidak termasuk ke dalam polis asuransi

Polis asuransi bisa dibilang merupakan kontrak atau perjanjian tertulis antara Anda dengan pihak asuransi. Segala macam resiko yang bisa ditanggung oleh pihak asuransi harus ditulis di polis asuransi ini karena jika tidak, resiko yang terjadi pada Anda kemudian bukan sebuah resiko yang bisa mendapatkan pertanggungan dari pihak asuransi.

Demikianlah sebab-sebab pengajuan klaim asuransi mobil ditolak pada umumnya. Semoga dengan mengetahui hal ini, Anda bisa menjadi semakin berhati-hati dengan penggunaan motor Anda.